Selasa, 07 Mei 2013


MUI nilai ustaz pesohor kurang mendidik publik


Ustad Seleb. kapanlagi.com
0
 
Industri pertelevisian Tanah Air melahirkan sejumlah ustaz pesohor yang dikenal publik. Berbekal ilmu agama yang dimilikinya, para ustaz pesohor itu berdakwah di layar kaca dengan ciri dan gayanya masing-masing.

Tak jarang, ustaz pesohor itu berlaku bak layaknya seorang selebritis yang kerap diliput infotainmen. Gosip seputar kehidupan pribadinya pun kerap diburu para pekerja infotainmen.

Isu perselingkuhan dan gaya hidup 'wah' layaknya seorang selebritis seperti tak asing lagi menerpa mereka. Untuk meraih simpati publik, mereka tak jarang menggunakan canda dan guyonan dalam ceramahnya.

Hal itu terkadang mengakibatkan inti dakwah yang seharusnya disampaikan tak dapat dicerna publik. Penampilan mereka di layar kaca semakin mudah dilihat seiring datangnya bulan Ramadan.

Berbeda dengan ustaz 'kampung' yang hanya dibayar dengan besek atau kadang hanya ucapan terimakasih, ustaz pesohor justru mendapat bayaran jutaan rupiah. Lantas bagaimana tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap fenomena ustaz pesohor?

"Dakwah mereka kurang mengena dan mendidik masyarakat. Misalnya, gayanya, tema dakwah yang disampaikannya juga ada yang tidak ada isinya alias hanya becanda saja itu tidak akan memperbaiki akhlak masyarakat, penampilan dan kata-kata yang dipakai juga terlalu fulgar," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin kepada merdeka.com, Jumat (3/8).

Menurutnya, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan MUI soal ustaz pesohor diperoleh hasil pemahaman dan metode dakwah yang disampaikan mereka perlu diperbaiki. Sebab, dakwah yang disampaikan mereka akan berpengaruh kepada umat.

Atas dasar itu, MUI telah menyiapkan sebuah program pelatihan kepada ustaz pesohor. "Kami akan mengadakan training pelatihan kepada ustaz yang sering tampil di televisi supaya membawa perbaikan, jadi tidak sekedar seperti hiburan, tapi memiliki edukasi," kata dia.

Dia menilai, gaya 'baru' yang para ustaz pesohor dalam berdakwah tak lepas dari tuntutan masyarakat. Sebab, kebanyakan masyarakat menyukai ceramah yang bersifat jenaka dan tidak serius.

"TV juga kan maunya ustaz yang digemari masyarakat. Tapi yang penting arahannya sehingga mereka tidak hanya sekedar mengikuti tuntutan masyarakat saja tapi juga memberi perubahan kepada masyarakat melalui dakwahnya," kata dia.

Sementara, mengenai gaya hidup 'wah' dan gosip miring yang kerap menimpa para ustaz pesohor, dia mengatakan seorang ustaz harus menjauhkan dirinya dari sesuatu yang tak baik. Karena, karena ustaz adalah ujung tombak agama untuk memberi pencerahan kepada masyarakat.

"Kalau mereka melakukan hal-hal yang seperti itu nanti masyarakat juga akan menilai dan tak akan respect. Kita menilai yang penting ustaz itu jangan menyimpang," kata dia.
http://eeq34.blogspot.com/

MUI nilai ustaz pesohor kurang mendidik publik


Ustad Seleb. kapanlagi.com
0
 
Industri pertelevisian Tanah Air melahirkan sejumlah ustaz pesohor yang dikenal publik. Berbekal ilmu agama yang dimilikinya, para ustaz pesohor itu berdakwah di layar kaca dengan ciri dan gayanya masing-masing.

Tak jarang, ustaz pesohor itu berlaku bak layaknya seorang selebritis yang kerap diliput infotainmen. Gosip seputar kehidupan pribadinya pun kerap diburu para pekerja infotainmen.

Isu perselingkuhan dan gaya hidup 'wah' layaknya seorang selebritis seperti tak asing lagi menerpa mereka. Untuk meraih simpati publik, mereka tak jarang menggunakan canda dan guyonan dalam ceramahnya.

Hal itu terkadang mengakibatkan inti dakwah yang seharusnya disampaikan tak dapat dicerna publik. Penampilan mereka di layar kaca semakin mudah dilihat seiring datangnya bulan Ramadan.

Berbeda dengan ustaz 'kampung' yang hanya dibayar dengan besek atau kadang hanya ucapan terimakasih, ustaz pesohor justru mendapat bayaran jutaan rupiah. Lantas bagaimana tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap fenomena ustaz pesohor?

"Dakwah mereka kurang mengena dan mendidik masyarakat. Misalnya, gayanya, tema dakwah yang disampaikannya juga ada yang tidak ada isinya alias hanya becanda saja itu tidak akan memperbaiki akhlak masyarakat, penampilan dan kata-kata yang dipakai juga terlalu fulgar," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin kepada merdeka.com, Jumat (3/8).

Menurutnya, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan MUI soal ustaz pesohor diperoleh hasil pemahaman dan metode dakwah yang disampaikan mereka perlu diperbaiki. Sebab, dakwah yang disampaikan mereka akan berpengaruh kepada umat.

Atas dasar itu, MUI telah menyiapkan sebuah program pelatihan kepada ustaz pesohor. "Kami akan mengadakan training pelatihan kepada ustaz yang sering tampil di televisi supaya membawa perbaikan, jadi tidak sekedar seperti hiburan, tapi memiliki edukasi," kata dia.

Dia menilai, gaya 'baru' yang para ustaz pesohor dalam berdakwah tak lepas dari tuntutan masyarakat. Sebab, kebanyakan masyarakat menyukai ceramah yang bersifat jenaka dan tidak serius.

"TV juga kan maunya ustaz yang digemari masyarakat. Tapi yang penting arahannya sehingga mereka tidak hanya sekedar mengikuti tuntutan masyarakat saja tapi juga memberi perubahan kepada masyarakat melalui dakwahnya," kata dia.

Sementara, mengenai gaya hidup 'wah' dan gosip miring yang kerap menimpa para ustaz pesohor, dia mengatakan seorang ustaz harus menjauhkan dirinya dari sesuatu yang tak baik. Karena, karena ustaz adalah ujung tombak agama untuk memberi pencerahan kepada masyarakat.

"Kalau mereka melakukan hal-hal yang seperti itu nanti masyarakat juga akan menilai dan tak akan respect. Kita menilai yang penting ustaz itu jangan menyimpang," kata dia.
http://eeq34.blogspot.com/

MUI nilai ustaz pesohor kurang mendidik publik


Ustad Seleb. kapanlagi.com
0
 
Industri pertelevisian Tanah Air melahirkan sejumlah ustaz pesohor yang dikenal publik. Berbekal ilmu agama yang dimilikinya, para ustaz pesohor itu berdakwah di layar kaca dengan ciri dan gayanya masing-masing.

Tak jarang, ustaz pesohor itu berlaku bak layaknya seorang selebritis yang kerap diliput infotainmen. Gosip seputar kehidupan pribadinya pun kerap diburu para pekerja infotainmen.

Isu perselingkuhan dan gaya hidup 'wah' layaknya seorang selebritis seperti tak asing lagi menerpa mereka. Untuk meraih simpati publik, mereka tak jarang menggunakan canda dan guyonan dalam ceramahnya.

Hal itu terkadang mengakibatkan inti dakwah yang seharusnya disampaikan tak dapat dicerna publik. Penampilan mereka di layar kaca semakin mudah dilihat seiring datangnya bulan Ramadan.

Berbeda dengan ustaz 'kampung' yang hanya dibayar dengan besek atau kadang hanya ucapan terimakasih, ustaz pesohor justru mendapat bayaran jutaan rupiah. Lantas bagaimana tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap fenomena ustaz pesohor?

"Dakwah mereka kurang mengena dan mendidik masyarakat. Misalnya, gayanya, tema dakwah yang disampaikannya juga ada yang tidak ada isinya alias hanya becanda saja itu tidak akan memperbaiki akhlak masyarakat, penampilan dan kata-kata yang dipakai juga terlalu fulgar," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin kepada merdeka.com, Jumat (3/8).

Menurutnya, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan MUI soal ustaz pesohor diperoleh hasil pemahaman dan metode dakwah yang disampaikan mereka perlu diperbaiki. Sebab, dakwah yang disampaikan mereka akan berpengaruh kepada umat.

Atas dasar itu, MUI telah menyiapkan sebuah program pelatihan kepada ustaz pesohor. "Kami akan mengadakan training pelatihan kepada ustaz yang sering tampil di televisi supaya membawa perbaikan, jadi tidak sekedar seperti hiburan, tapi memiliki edukasi," kata dia.

Dia menilai, gaya 'baru' yang para ustaz pesohor dalam berdakwah tak lepas dari tuntutan masyarakat. Sebab, kebanyakan masyarakat menyukai ceramah yang bersifat jenaka dan tidak serius.

"TV juga kan maunya ustaz yang digemari masyarakat. Tapi yang penting arahannya sehingga mereka tidak hanya sekedar mengikuti tuntutan masyarakat saja tapi juga memberi perubahan kepada masyarakat melalui dakwahnya," kata dia.

Sementara, mengenai gaya hidup 'wah' dan gosip miring yang kerap menimpa para ustaz pesohor, dia mengatakan seorang ustaz harus menjauhkan dirinya dari sesuatu yang tak baik. Karena, karena ustaz adalah ujung tombak agama untuk memberi pencerahan kepada masyarakat.

"Kalau mereka melakukan hal-hal yang seperti itu nanti masyarakat juga akan menilai dan tak akan respect. Kita menilai yang penting ustaz itu jangan menyimpang," kata dia.
http://eeq34.blogspot.com/
kubur sahabat

Kubur Sahabat Nabi Digali Pemberontak

    May 7, 2013

    1675
     
    12
     
    1
     
     
    Sekumpulan pemberontak telah bertindak menggali semula kubur sahabat Nabi SAW, Hujr Ibnu Adi di Adra, Damsyik.
    Dilaporkan, kumpulan tersebut bukan setakat menggali, malah membawa jenazah yang masih utuh ke satu tempat yang belum dapat dikesan hingga sekarang.
    Perbuatan tersebut menimbulkan kemarahan para ulama dari pelbagai mazhab.
    Hujr Ibnu Adi merupakan salah seorang sahabat Nabi SAW, pernah memimpin pasukan Islam dalam satu peperangan penting hingga mencapai kemenangan.
    Hujr juga terkenal sebagai seorang yang mengajar anak dan keluarganya agar ikhlas berjuang ke jalan Allah dan Rasulnya.

    Selasa, 16 April 2013


    VIDEO Pelatih Klub Belgia Beri Wasit Kartu Merah


    Tidak ada pelatih yang tahan menyembunyikan kekecewaan saat merasa klubnya dirugikan. Begitu pula yang dialami pelatih klub Liga Bulgaria,Botev Vratsa ketika menjamu CSKA Sofia di Hristo Botev Stadium, Sabtu (6/4).
    Bek tuan rumah, Nikolay Marinov diusir dari lapangan setelah menghalau tendangan lawan di daerah terlarang dengan tangannya. PelatihAntoni Zdravkov lantas naik pitam melihat insiden pengusiran anak asuhnya.
    Layaknya orang yang kehilangan akal sehat, Zdravkov berkeliaran di pinggir lapangan sambil berteriak dan mengutarakan kekecewaannya atas pengusiran Marinov.

    Spontan, aksi Zdravkov dilihat wasit yang langsung menghampirinya ke daerah kursi cadangan. Tidak terima dengan keputusan tersebut, dia langsung mengambil kartu dari tangan wasit.

    Setelah itu, Zdravkov langsung mengacungkan kartu merah seakan mengusir wasit dari lapangan. Aksinya tidak berhenti hingga di situ.Zdravkov juga merobek kartu kuning wasit dan membuangnya ke tanah.
    Alhasil, tim tamu pun meraih penalti dan dieksekusi dengan sempurna oleh penyerang berkebangsaan penalti, Michel Platini. Bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-18, Botev akhirnya takluk 3-4 di akhir pertandingan.


    Kisah Wasit Paling Konyol Sedunia


    MENJADI wasit sepakbola adalah pekerjaan yang sulit. Butuh ketelitian, keberanian, kesehatan, kesabaran dan kecerdasan untuk bisa menjadi wasit yang berkualitas.

    Jika wasit melakukan tugasnya dengan baik, seringkali ia dilupakan begitu saja. Jika sedikit saja melakukan kesalahan, maka hujan kritikan dan komentar tidak puas akan didapatnya.
    Seringkali wasit juga terlibat insiden yang jika diingat kembali akan terlihat lucu, sebagian lagi tragis. Berikut adalah 10 cerita konyol tentang wasit.

    1. Wasit Mengusir Diri Sendiri
    Pertandingan Peterborough North End melawan Royal Mail AYL pada tahun 2005 menyuguhkan kejadian langka. Wasit Andy Wain mengkartu merah dirinya karena mengkonfrontasi kiper North End.
    Wain merasa kesal terus mendapat protes dari sang kiper. Saat kesabarannya habis, ia melempar peluitnya dan berlari mendekati kiper itu. Nyaris saja terjadi adu pukul dalam insiden itu. Setelah laga, Wain menyatakan penyesalannya.
    "Saya bertindak tidak profesional. Jika seorang pemain melakukan apa yang saya lakukan, saya akan mengusirnya. Jadi, saya harus harus mendapat kartu merah," jelasnya.

    2. Wasit Datangi Ruang Ganti
    Laga Recreativo Linense melawan Saladillo de Algeciras pada 2009 tak bisa berjalan dengan mulus. Saat babak kedua berjalan sembilan menit, seorang pemain Recreativo mendapat kartu merah dari wasit Jose Manuel Barro Escandon.
    Kartu merah itu memicu perkelahian besar dan pertandingan pun dihentikan. Namun wasit Barro nampaknya ingin menunjukkan kekuasaannya.
    Setelah tim terpisah di ruang ganti masing-masing, wasit Barro mendatangi kamar ganti masing-masing tim dan mengkartu merah sembilan pemain dari tiap tim. Artinya ada 19 kartu merah dalam laga itu.

    3. Tiga Kartu Kuning Untuk Satu Pemain
    Kejadian ini mungkin masih cukup segar di ingatan kita. Pasalnya kesalahan Graham Poll ini terjadi pada Piala Dunia 2006 lalu.
    Ketika memimpin laga Kroasia melawan Australia, Poll memberikan kartu kuning tiga kali kepada Josip Simunic. Ia harusnya memberikan kartu merah pada kartu kuning kedua, sesuai dengan peraturan.
    Poll menyadari kesalahannya dan menolak untuk memimpin laga besar lagi. Wasit asal Inggris ini merasa telah melakukan kesalahan besar dan hanya mau memimpin laga-laga biasa setelah insiden itu.

    4. Gol Tangan Tuhan
    Gol Diego Maradona ke gawang Peter Shilton pada Piala Dunia 1986 mendapat label gol tangan Tuhan. Penyebabnya jelas, Maradona mengarahkan bola dengan tangannya, bukan dengan kepalanya.
    Media Inggris menyebut bahwa semua orang yang berada di stadion menyaksikan handsball Maradona, kecuali wasit tentunya. Wasit Ali Bin Nasser asal Maroko pun menjadi bulan-bulanan di penjuru dunia akibat kesalahannya tersebut.
    Maradona sendiri sampai tak percaya bahwa golnya disahkan. "Tak ada rekan yang mendatangi saya untuk memeluk memberi selamat. Saya segera mengatakan kepada teman-teman: 'cepat peluk saya, atau wasit akan menganulir gol itu'."
    Secara permainan, kesalahan ini tergolong biasa; banyak kejadian wasit yang salah dalam mengesahkan atau menganulir gol. Namun yang menjadikan kesalahan ini besar adalah begitu terkenalnya gol tangan Tuhan Maradona itu. Gol itu bahkan mendapat label sebagai gol abad 20.

    5. Wasit dan Sex
    Sudah bukan rahasia lagi bahwa wasit merupakan salah satu pekerjaan yang paling rawan mendapat sogokan. Upeti kepada wasit untuk menguntungkan satu tim pun bisa berupa banyak hal, termasuk sex gratis.
    Modus ini bukan barang baru karena sudah terjadi sejak lama. kasus ini sempat mencuat pada awal tahun 2000-an. Belakangan, wasit AFC asal Lebanon yang memimpin laga Tampines Rovers melawan East Bengal dituduh menerima hadiah berupa layanan seks gratis.

    Minggu, 10 Maret 2013


    Lambang Illuminati Di Coboy Junior ?? 

    Assalamualaikum Wr Wb


    Kali Ini Saya Akan Memberikan Informasi yang Berjudul Lambang Iluminati Di Coboy Junior ,

    Iluminati Adalah Gerakan yang di Buat berdasarkan perintah Dajjal kepada pengikutnya pada Masa Nabi Ibrahim alaihi salaam lalu Berkembang Hingga kini Tahun 2013Masehi.

    Sekarang lambang Iluminati Banyak Kita Jumpai Di kalangan Artis Bahkan Katanya Sih Ada Lambang iluminati Di Uang 10 ribu
    Kali Ini Coboy Junior Yang Menmbentuk Lambang Iluminati Dengan Mata 1 nya Terutama Si Aldi Fatih Aldi Coboy Junior Tanpa Panjang Lebar Mari Lihat Foto Foto Mereka Cekidot :


    Nah Ini Dia Foto Alvaro Maldini Coboy Jr Lihat Dia Foto Membentuk Segitiga Dan Mata 1 nya Di Tutup

    Mari Kita Lihat gambar Yang lain :


    Lagi Lagi Alvaro Maldini Yang Membentuk Lambang iluminati Mari Kita Lihat Gambar Yang Lain lagi


    Kali Ini Alvaro Maldini Dan Si Bastian CJR kalo Si Kiki CJR Dia Menunjukan Mata 1 Akan Tetapi Ia Tidak Membentuk Lambang Segitiga

    Next Kita Lihat Lagi Gan Gambar Yang lain :


    Lagi Lagi Alvaro Maldini Yang Membentuk Lambang Iluminati

    Perlu Diingat Mata 1 adalah Ciri Ciri Dajal ,, Hal Itu Juga Telah Desebutkan Di Dalam Hadist Rasullulah
    Ok Sekian Artikel Saya yang Berjudul Lambang Iluminati Di Coboy Junior Semoga Artikel Ini Bermanfaat
    Bagi Agan Agan Semua ,,
    Wassalam


    Sumber : http://anehcuy.blogspot.com/2013/01/lambang-illuminati-di-coboy-junior.html#ixzz2N9wDF2LX